Ilmu sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Tanpa ilmu, kehidupan
manusia tidaklah ada artinya, karena ilmulah yang menuntun kehidupan manusia
menuju ke jalan yang baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya. Ilmu sangat erat
kaitannya dengan penerapan, ibarat kata "beramal tanpa ilmu bagaikan buta,
ilmu tanpa diamalkan bagaikan lumpuh". Di sini saya tidak membahas soal
ilmu dengan ukuran benar dan salah, karena niscahya apabila sesuatu diukur
dengan benar dan salah, maka semua harus ada pembuktiannya. Saya hanya mencoba
berbagi ilmu yang saya dapatkan dari sekolah, kuliah, maupun lingkungan dimana
saya berada.
Ilmu menurut pandangan saya adalah sesuatu yang didapat dari manapun
asalnya, yang dapat dipelajari, diamalkan, dan dapat diturunkan oleh manusia,
berfungsi membuat manusia mengetahui apa yang belum di ketahuinya. Pengertian
ilmu tidak selalu dalam konteks yang baik, karena secara umum ilmu
meliputi ilmu yang baik dan ilmu yang buruk. Perlu disadari bahwa segala ilmu
yang baik bersumber dari Tuhan, dan ilmu yang buruk berasal dari kesalahan pola
pikir manusia.
Faktor - faktor yang mempengaruhi ilmu seseorang:
- Lingkungan
Mengapa Lingkungan saya letakkan di urutan paling atas ? Karena
lingkunganlah faktor yang paling mempengaruhi bobot ilmu seseorang, apabila
seseorang bergaul di tempat orang - orang yang baik, maka ilmu orang tersebut
juga akan beik dan bermanfaat bagi masadepannya , begitupula sebaliknya.
Misalnya keluarga, jika seorang anak di didik dengan baik oleh orangtuanya,
nisacahya ajaran baik oleh orangtuanya tersebut akan tertanam pada diri anak
tersebut, namun begitupula sebaliknya.
Begitu juga dengan teman di rumah.
- Sekolah
Sudah sangat jelas apabila sekolah adalah tempat menimba ilmu umum yang
akan sangat berguna bagi masadepan seseorang. Namun yang harus disorot adalah
dengan siapa saja & bagaimana cara bergaul seseorang di sekolah tersebut.
Karena selain menuntut ilmu akademis di kelas, teman di sekolah juga
mempengaruhi bobot ilmu seseorang. Di sinilah faktor "Lingkungan" di
atas juga ikut berperan. Apabila seorang anak sudah di didik dengan baik di
lingkungan keluarganya, niscahya anak tersebut dapat menyaring mana yang baik
dan mana yang dianggapnya tidak baik baginya.
- Organisasi
Nah untuk faktor yang satu ini mungkin memang banyak sekali ilmu yang baik
yang dapat diserap. Karena memang dalam sebuah organisasi berisi orang - orang
dengan visi dan misi yang sama namun dengan berbagai pendapat. Dalam satu wadah
tersebut di situlah seseorang dapat mengeksplorasi kemampuan yang dia miliki.
Menyampaikan dan menerima pendapat orang lain (bermusyawarah).
- Diri Sendiri
Dari berbagai macam faktor tersebut, semua kembali kepada diri - sendiri
untuk menimba ilmu. Namun dalam hakekatnya fitrah manusia terlahir di dunia ini
adalah untuk suatu hal kebaikan. Dan berbagilah ilmu yang anda ketahui pada
orang - orang yang membutuhkannya. Karena sebuah ilmu tak akan maksimal apabila
hanya dipelajari dan diamalkan, tanpa membagikannya. Jangan lupa Bersyukurlah
atas ilmu yang anda dapatkan selama ini, karena segala sumber ilmu yang baik
datangnya hanya dari Tuhan.
Hanya itu dulu yang dapat saya bagi kepada semua pembaca. Dan jadilah orang
yang bijak, ambillah yang baik dan buang yang buruk dari tulisan saya ini.
Mohon maaf bila banyak kekurangan dan kesalahan.